Dijanjikan Gaji Rp30 Juta, Mahasiswa Korban TPPO Modus Magang ke Jerman Justru Punya Utang Rp50 Juta

JAKARTA – 1.047 korban yang merupakan mahasiswa dari 33 universitas di Indonesia mengajukan perkara pidana perdagangan orang (TPPO) melalui program magang (Ferienjob) ke Jerman.

Direktur Kriminal Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro menjelaskan, korban dijanjikan gaji sebesar Rp30 juta saat mengikuti program magang.

“Mereka mendapat gaji sekitar Rp30 juta, tapi di Jerman ada potongan untuk akomodasi, termasuk biaya hidup sehari-hari dan sebagainya,” kata Djuhandhani di Mabes Polri, Rabu (27/3/2023/27/3/2023). ).

Juhandhani mengatakan, dengan tingginya biaya hidup, para mahasiswa justru harus membayar koperasi yang difasilitasi para tersangka.

“Secara umum mahasiswa memang rugi dengan membayar uang jaminan. Bahkan sampai saat ini banyak dari mereka yang masih membayar uang jaminan, pihak universitas memberikannya ke Jerman tanpa mengambil keuntungan apa pun, malah malah membuat utang di Indonesia,” ujarnya. . dia berkata

Djuhandhani mengungkapkan, dengan gaji Rp30 juta, mahasiswa memiliki pinjaman Rp24 hingga Rp50 juta di Indonesia untuk menutupi biaya hidup di Jerman.

“Itu dana talangan yang diberikan koperasi,” ujarnya.

Salah satu dari lima tersangka kasus TP diketahui memfasilitasi mahasiswa yang mengambil pinjaman dana talangan untuk mengikuti program pekerjaan penyeberangan bahkan bertindak sebagai penjamin dana talangan koperasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *