Jenazah Presiden Iran Ebrahim Raisi Ditemukan, Bulan Sabit Merah: “Kondisinya Tidak Baik”

Presiden Bulan Sabit Merah Pir-Hossein Kollivand mengklaim timnya menemukan jenazah Presiden Iran Ibrahim Raisi dan penumpang lainnya dalam kecelakaan helikopter tersebut. Kolivand mengatakan, kondisi fisik orang terkuat kedua Iran itu kurang baik.

Beredar video prosesi pengangkutan korban jatuhnya helikopter Bell 412 yang dilakukan Raisi dan rombongan usai perjalanan kerja di Azerbaijan. Dalam video tersebut terlihat tim penyelamat membawa sesuatu yang dibungkus kain di atas tandu.

Namun belum ada informasi resmi apakah yang diangkut merupakan jenazah atau bukan. Lebih lanjut, Kolivand juga memberikan informasi hanya jika “situasinya tidak baik”. Helikopter dari 73 tim penyelamat dengan peralatan canggih dan khusus hadir di area pencarian di desa Tawal, kata kantor berita Iran IRNA mengutip Kollivand.

Presiden Iran Ibrahim Raisi dan Menteri Luar Negerinya dinyatakan tewas ketika helikopter mereka jatuh saat melintasi daerah pegunungan dalam kabut tebal. Hal itu diungkapkan pejabat Iran kepada Reuters, Senin (20/5/2024).

Pemerintah mengkonfirmasi kematian tersebut setelah upaya penyelamatan besar-besaran dilakukan untuk menemukan pria berusia 63 tahun itu dan orang lain di dalam pesawat. Helikopter yang membawa dirinya dan Menteri Luar Negeri negara itu jatuh saat melintasi kawasan pegunungan di barat laut Iran pada Minggu (19/5/2024).

Berjuang mencari korban

Markas Besar Manajemen Darurat Nasional Bulan Sabit Merah mengumumkan bahwa tim penyelamatnya telah pindah ke 2 titik panas yang diidentifikasi oleh drone Turki. Pencarian diluncurkan setelah pesawat tak berawak Turki, Akinci, menemukan titik panas di mana helikopter tersebut mungkin jatuh.

Seorang komandan Korps Garda Revolusi Iran membenarkan identifikasi sumber panas dari puing-puing helikopter. Sumber di lapangan juga mengumumkan bahwa koordinat geografis pasti dari helikopter yang membawa Presiden Raisi telah ditentukan melalui pengawasan udara di daerah tersebut.

Tim penyelamat terus mencari helikopter hilang yang membawa Presiden Iran dan delegasinya di barat laut negara itu meskipun terjadi badai.

Tim penyelamat, termasuk angkatan bersenjata, menyisir daerah berbatu dan pegunungan dekat kota Varjakan di provinsi Azerbaijan Timur meskipun cuaca berkabut dan hujan. Sebelumnya, Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) menyatakan telah mengirimkan lebih banyak tim untuk membantu menemukan lokasi jatuhnya pesawat.

“46 tim tanggap cepat dan penyelamatan dari provinsi Azerbaijan Timur, Teheran, Alborz, Ardabil, Zanjan dan Azerbaijan Barat telah dikerahkan untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *