Mesir, AS, dan Kepala Mata-Mata Israel Akan Hadiri Perundingan Gencatan Senjata Gaza di Doha

DOHA – Perundingan untuk memastikan gencatan senjata perang Gaza akan dilanjutkan pada Rabu (10/7/2024) di Doha dengan partisipasi kepala intelijen Mesir, Amerika Serikat (AS), dan Israel.

Menurut saluran TV Al Qahera News yang berafiliasi dengan pemerintah Mesir, Selasa (9/7/2024), delegasi keamanan Mesir di Doha yang dipimpin oleh kepala intelijen Abbas Kamel akan bertugas mendekatkan pandangan antara Hamas dan Israel. satu sama lain sesegera mungkin.

“Ada kesepakatan dalam banyak hal,” kata sumber itu, seraya menambahkan bahwa pembicaraan akan dilanjutkan di Kairo pada Kamis (11/7/2024), menurut Reuters.

Sebuah sumber yang dekat dengan pertemuan tersebut, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan kepada Reuters bahwa kepala mata-mata Israel, David Barnea, juga akan menghadiri pertemuan tersebut.

Kantor Perdana Menteri Israel menolak mengomentari pertanyaan Reuters.

Sumber informasi mengatakan kepada Reuters bahwa William Burns juga akan bergabung dengan Badan Intelijen Pusat AS setelah bertemu dengan Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi pada Selasa (9/7/2024) di Kairo.

Dalam pernyataannya pada pertemuan tersebut, Sisi menekankan posisi Mesir yang menolak melanjutkan operasi militer di Jalur Gaza.

Mesir dan Qatar telah memimpin mediasi dalam perang sembilan bulan antara Israel dan Hamas dengan harapan mengakhiri perang dan membebaskan sandera Israel di Gaza dengan imbalan pembebasan tahanan Palestina di Israel.

Para pejabat senior AS berada di wilayah tersebut untuk mencoba menjadi perantara gencatan senjata setelah Hamas memberikan konsesi pada pekan lalu, namun kelompok militan Palestina tersebut mengatakan serangan terbaru Israel di Gaza pada Senin (8/7/2024) adalah titik kritis dalam perundingan gencatan senjata, dan mereka menyatakan hal tersebut sebagai sebuah titik kritis dalam perundingan gencatan senjata mendiskusikannya. mediator untuk memblokir Perdana Menteri Israel (PM) Benjamin Netanyahu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *