PKS Usung Sohibul Iman di Pilgub Jakarta, Akankah Anies Merapat ke PDIP dan Gerindra?

JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung Wakil Ketua Dewan Surro PKS Mohamed Sohibul Iman sebagai calon gubernur Jakarta pada Pilkada Serentak 2024.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menjelaskan, pencalonan Sohibul Iman sebagai cawapres di Pilkada DKI Jakarta merupakan wujud kepercayaan terhadap kader partai. Meski demikian, ia nantinya akan berkoalisi dengan partai lain sebagai calon.

Partai yang baik percaya pada kadernya. PKS adalah partai kader, sehingga wajar jika PKS menurunkan kadernya untuk mengusung calon gubernurnya, kata Mardan saat dihubungi MNC Portal, Minggu (23/5/2019). 2024).

Selain itu, jelas Mardani, pencalonan Sohibul Iman sebagai Gubernur DKI Jakarta diharapkan dapat memacu kader daerah untuk memenangkan persaingan di daerahnya.

Keputusan ini akan mendorong kader di seluruh Indonesia untuk memenangkan pemilu tidak hanya di Jakarta, tapi di seluruh daerah, lanjutnya.

Secara terpisah, Juru Bicara Prabowo Subianto, Danil Anzar, menanggapi pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang siap bertemu dengan Prabowo Subianto untuk maju di Pilkada Jakarta.

“Semua tokoh politik kini ramai-ramai ingin bertemu dengan Pak Prabowo, hal ini wajar dan wajar. Apalagi para tokoh politik yang ‘mengejar’ jabatan politik sebagai pemimpin daerah seperti Mas Anies,” sambungnya.

Dahnil Azhar mengaku kini banyak tokoh yang ingin bertemu dengan Prabowo Subianto, apalagi setelah ia terpilih menjadi presiden bersama wakilnya Gibran Rakabumin Raqqa.

“Masih banyak orang dalam daftar yang ingin bertemu dengan Pak Prabowo, sehingga harus mengantri,” ujarnya.

Terkait pembicaraan Anies dengan PDIP terkait pencalonannya di Pilkada DKI Jakarta, Juru Bicara PDIP Chiko Haki mengatakan, partainya kini memiliki beberapa nama kader yang memungkinkan untuk bersaing secara politik di Jakarta.

Misalnya saja mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tiahaja Purnama alias Ahok, Jarot, Prasetio Edi Marsud, Charles Honoris, dan mantan Panglima TNI Andika Perkasa.

“Hanya ini yang akan kita diskusikan secara serius dengan parpol lain, yang kemudian akan menggabungkan calon internal kita dengan calon yang diusung parpol lain,” kata Chico.

Nama-nama tersebut kemudian dibicarakan bersama partai politik lain untuk berkoalisi dan menggalang pendukung guna mensukseskan kontestasi politik di Jakarta.

“Sampai saat ini belum ada yang pasti mendukung siapa pun. Termasuk Anis,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *